limonia "lemon" kawista, si sulung, anak perempuan pertama, yang diharapkan bisa jadi sempurna. setiap langkahnya dan prestasinya, selalu dibanding-bandingkan dengan adiknya, annona asuamosa. anona pintar, berprestasi, cantik, dan semua orang jatuh hati padanya. sementara lemon? kadang, ia merasa seperti bayangan yang tidak perna dilihat sepenuhnya. lemon ingin menggambar dunianya sendiri, menciptakan warna dan cerita yang lahir dari pikirannya. tapi, setiap kali ia mecoba, rasanya seperti melawan arus. semua orang seolah menunggu dirinya gagal, menilai setiap langkahnya, dan selalu menyinggung kekurangannya.harapan atas kisah cinta yang indah pun juga terpaksa direlakan. sederhana saja, lemon hanya ingin didengar, ingin dilihat, tapi selalu terndam oleh bayangan adiknya yang terlalu sempurna. ditengah rasa insecure dan perasaan selalu kalah, lemon belajar bahwa hidup bukan soal berdaing dengan siapapun. kadang, yang paling sulit adalah menemukan keberanian untuk percaya pada diri sendiri. dan mungkin, itu juga yang paing berharga.