Novel ini menceritakan perjalanan hidup seorang lelaki yang berani bermimpi besar dan gigih berjuang untuk meraihnya, terlepas dari berbagai rintangan yang dihadapinya. Ceritanya berlatar di zaman agraria hingga era pascamodern, menggunakan metafora yang menunjukkan bagaimana pandangan manusia seringkali terfokus pada kemakmuran dan kejayaan masa depan, namun terkadang melupakan "residu" atau dampak samping dari kemajuan tersebut, baik secara material maupun spiritual.