kelanjutan dari buku sebelumnya yang mengajak pembaca merenungi makna kematian dari sudut pandang psikologis, filosofis, dan spiritual. Komaruddin Hidayat menulis buku ini dengan gaya reflektif, tenang, dan mendalam, sehingga pembaca diajak bukan untuk takut pada kematian, melainkan memahaminya secara lebih bijak.