novel spiritual yang mengisahkan cinta terlarang antara Sriwiji (putri tetua Tempelsari yang baik) dan Nugroho (putra tetua Randualas yang kejam) di pegunungan Kendeng. Kisah ini menonjolkan perjuangan cinta sejati yang mendamaikan dua desa yang berkonflik, bahkan melalui pengorbanan nyawa mereka.