dilarang mengeluh, itulah pelajaran yang selalu diterapkan mak khusus untukku. bahkan mak mengharamkan diriku menumpahkan air mata setetespun. kerja..kerja...lekas, tak boleh lengah, begitulah mars yang kubawakan seharian sementara kaki-kaki para adik gedebukan mencetak tapak kaki dan mengotori kembali lantai yang usai kubersikan. ora et labora. bekerja sambil puja-puja. kapan diriku lepas dari kewajiban yang menyiksa?