"mak masih ingat---", mak siti meneruskan, "--- sepuluh tahun yang lalu, di hari intan masuk SMP, mak berjanji pada diri emak sendiri untuk menabung, emak tak pandai menabung, tak berani ke bank, tak tahu caranya, waktu itu emak memohon pada gusti allah supaya emak bisa memenuhi panggilan-Nya.berhaji. naik haji. Ya, Allah.."
keinginan mak siti memang bukan suatu yang sederhana, bahkan cenderung luar biasa mengingat profesinya yang hanya berjualan nasi megono di stasiun saja. pun statusnya sebagai janda beranak satu, membuat penghasilannya hanya cukup untuk memenuhi kehidupan sehari-hari. namun, emak tak perna putus asa.