Bagi Paman Alm, Peter, dan Nenek, Heidradalah keajaiban Bar yang melengkapi kehidupan mereka. Kehadiran Hind numpa mencairkan kebekuan yang mendiami Pegunungan Alpen. Hand pun sangat tmenikmati rumah barunya lengkap dengan segala keindahannya udara yang harum oleh aroma bunga binga gunung dari padang rumput yang subur, puncak gunung yang tertutup salju, pohon cemara tua yang meniupkan alunan munik merdu, "cara matahari mengucapkan selamat malam kepada gunung-gunung", serta roti lezat dengan irisan daging dan keju panggang yang berwarna keemasant
Namun, apa jadinya jika Heidi harus meninggalkan semua keindahan itu? Sanggupkah ia bertahan di Frankfurt, kota besar yang sama sekali belum pernah dikunjunginya? Lalu, masih mampukah keceriaan Heidi menebarkan kebahagiaan untuk semua orang?
Kisah inspiratif dari akhir abad ke-19 ini hadir dalam versi lengkap yang akan membawa pembaca ikut merasakan perjalanan Heidi dari awal hingga akhir