Meskipun sudah beberapa kali dihukum, Santoso tidak juga jera, ta amat membenci Pak Darman yang dianggapnya terlalu berat membebankan tugas PR Puncak kenakalaninya f adalah ketika sadel sepeda Pak Guru itu dikendurkan, sehingga Pak Daman terpelanting jatuh dan terluka berat kakinya
Sejak peristiwa itu, Santoso seperti dikejar-kejar dosa. Tidur ia tidak nyenyak, makan pun jadi tak enak. Sadar dia akan keburukan perbuatannya selama ini