doni, sang anak yatim dan desa siap menantang ujian hidup. meskipun badai seakan enggan untuk berlari, doni seakan berdialog dengan tuhan, "oke tuhan! kita adu kuat, engkau serius menciptakanku, engkau benarkan dengan firman-Mu bahwa engkau tak akan membebani diriku diluar kemampuanku, berarti aku kuat! berarti aku mampu! yaa tuhan" prinsip dan karakter si anak yatim ini memiliki makna yang sangat menyentu hati. tugas kekhalifahannya yaitu hidup dan menghidupi bumi seakan menjadi password untuk menerobos kehidupan yang hedonis dan materialis ini.