Bagi yang tidak bergerak di bidang bisnis tak akan bisa merasakannya.
Dulu. Saya kira yang paling stres itu adalah wartawan. terutama saaat menjelang deadline. Setiap jam 12 malam.
Tapi ternyata salah. Pebisnislah yang paling stres. Terutama kalau sudah menyangkut buka cheque bank. Yang tanggalnya jatuh tempo. Yang uang di banknya masih kosong.
Delet
Kian dekat tanggal jatuh tempo kian tinggi stresnya. Apalagi kalau sudah tinggal sehari. Yang belum juga ketemu jalan akan diisi dari mana rekening bank itu.
Sesetres-setresnya wartawan itu hanya terjadi menjelang deadline. Begitu jam 12 malam keputusan pun diambil. Berita yang kurang bermutu pun bisa ditampilkan. Selesai. Stres pun hilang. Paling-paling hanya hati yang tidak puas.
Tapi persoalan cheque tidak berhenti di situ. Bisa jadi lubang itu ak-hirnya ditutup dengan lubang baru. Kadang lebih dalam. Stres baru. Stres yang lebih tinggi. Kadang cheque yang dibuka tidak hanya satu. Banyak. Untuk beberapa pihak. Semua jatuh tempo.