pasca 9/11, media menghadap-hadapan amerika dengan islam. invasi AS ke irak dan afganistan, serta "terorisme islam" menjadi headline di media-media di seluruh dunia.
menanggapi isu berbahaya ini, feisal abdul rauf mencoba mencari akar-akar persoalan--dari inti ajaran islam, nilai-nilai dasar konstitusi amerika, aspek-aspek sosial politik ekonomi dan terorisme, hingga kepentingan amerika mempertahankan hegemoninya di dunia internasional.
secara argumentatif, imam masjid Al-farah ini, menunjukkan, antara lain:
- ada common platform antara nilai-nilai dasar islam dan konstitusi amerika dalam mempromosikan kebebasan,keadilan,kesetaraan, dan persaudaraan
-ajaran kristen dan yahudi- yang merupakan elemen penting dalam menentukan karakter dan bangsa amerika-memiliki akar-akar yang sama dengan islam sebagai keluarga agama ibrahim
- keislaman dan keamerikaaan bukan bersifat subtitutif (saling menggantikan), tetapi komplementer (saling melengkapi). seorang muslim yang taat bisa menjadi warga negara amerika yang royal, rauf mengemukakan argumen meyakinkan tentang eksistensi identitas muslim amerika.
- "terorisme" islam lebih berakar pada persoalan ketidakadilan sosial, politik, dan ekonomi, daripada persoalan agama.