aku percaya, tuhan selalu punya rencana. tak perna telat, tak perna lebih cepat tak perna salah sasaran. ketika bumi berguncang dan manusia saling menyalahkan, aku tahu ini sekedar rencana tuhan.
ya, gempa bumi itu datang tepat di bawah kakiku. seolah ingin menggores luka, padahal tuhan sedang menyapa. seolah ingin mengambil jiwa, padahal tuhan sedang menjalankan rencana. sebuah rencana yang indah, kalau boleh kubilang, meski keluargaku hilang dan kakiku tak mau lagi bekerja sama.... aku jadi tahu sekarang, masih ada orang yang menyayangiku dan menaru harapan besar padaku. bahwa aku bisa