ketika nisa dan marsa sedang bermain di halaman rumah, tiba-tiba ada seorang pengemis tua. pengemis itu berbadan ringkih, berbaju dekil,sobek,dan banyak tambalannya. ia memunguti sampah. tampaknya, pengemis itu sangat miskin sehingga tidak memakai alas kaki. nisa kasihan pada pengemis itu. saat itu, nisa sedang tidak punya uang. ibu dan ayah juga sedang pergi ke undangan pernikahan tetangga yang tumahnya tidak jauh dari rumah nisa. nisa ingat, tadi pagi masih ada sisa nasi dan lauk-pauk serta minuman di rumah. ia pun masuk ke rumah dan segera kembali dengan nasi, lauk pauk, serta minuman di tangannya.