hamka yang dikenal oleh rakyat indonesia adalah sosok ulama, ketua MUI, penceramah, cendikiawan, dan banyak lainnya. namun, dibalik itu, ia juga merupakan seorang anak yang merasakan banyak sakit hati di masa kecilnya. perceraian orang tuanya, kerinduan pada ibunya dan hubungan yang tak mulus dengan sang ayah. berpengaruh banyak pada sikap dan kepribadian hamka dewasa.
malik, nama kecilnya sebelum ia dikenal sebagai hamka, juga berhadapan dengan banyak kegagalan dan sakit hati, baik dalam hal pekerjaan dan asmara. ia bahkan perna mendirikan 'bisnis' majalah sendiri, yang hanya berhasil terbit beberapa edisi. dari semua cerita yang tak penuh bunga-bunga indah inilah, kita dapat banyak mengenal sosok hamka yang lebih manusiawi, yang perna marah dan kecewa, yang perna kabur dari rumah dan yang ngambek pada orangtua, yang mirip dengan kita, para pembaca