sebagaimana kandungan ayat shaum di atas, puasa yang diwajibkan bagi umat-umat sebelumnya. jika puasa pada umat islam bertujuan membentuk pribadi muslim yang bertakwa, puasa pada umat terdahulu mempunyai tradisi, cara, motif, dan tujuan yang berbeda.
bagiamana tradisi puasa pada zaman nabi-nabi? seperti puasa nabi adam a.s. saat di penjara.
apa motif puasa yang perna dilakukan orang-orang mesir kuno, yunani kuno, dan romawi kuno?
seperti apa tata cara puasa pada umat yahudi, kristen, hindu, buddha, dan lainnya?
bagaimana pula kaitan puasa dengan ilmu pengetahuan? misalnya, puasa dikaji berdasarkan ilmu kesehatan, psikologi, pedagogi, ekonomi, sosiologi, politik, pertahanan keamanan, dan hukum.
buku ini menjawab dengan detail dan tuntas melalui pengalaman, himpunan literatur, dan penelitian panjang penulisnya. tinjauannya tidak sekedar mengetengahkan ajaran, syariat, dan praktir puasa, melainkan juga sejarah (historis), falsafah (filosofis), dan kulturalantropologis. oleh karena itu, buku ini layak dijadikan salah satu buku referensi yang memperkaya khasana kajian ilmiah di indonesia