"menggantung damar kurung: menafsir makna, merekam cahaya, menjaga tradisi" adalah buku kajian budaya visual yang mendalam dan reflektif. mengupas seni lentera naratif khas gresik damar kurung sebagai wujud seni rupa rakyat yang kaya akan nilai sosial, spiritual, dan estetika.
melalui 15 bab tematik, buku ini menelusuri asal usul damar kurun, keterkaitannya dengan tradisi wayang beber dan serat sindujoyo, peran perempuan terutama masmundari dalam pelestariannya, serta transformasinya menjadi ikon budaya dalam festival damar kurung.
tak hanya menyoroti sisi historis dan visual, buku ini juga mengajak pembaca berpikir kritis tentang peran negara dan masyarakat dalam memajukan kebudayaan. apakah seni seperti damar kurung dirawat dan dikembangkan secara berkelanjutan? ataukah hanya digantung sebagai simbol tanpa substansi?
dan gaya bahasa naratif dan berbasis riset, buku ini cocok dibaca oleh pemerhati budaya,seniman,guru,pelajar,serta pembuat kebijakan yang peduli pada pelestarian budaya tradisi indonesia.