novel ini bercerita tentang kisah cinta sederhana yang nuansanya berbeda. kisah cinta ini tak perna berakhir. keiklasan dan ketulusan menjadi dalih untuk menagikan sikap manusiawi yang biasanya menuntut cinta untu membersamai, memiliki.
tentu, hampir semua mausia ingin hidup dengan orang yang dikasihinya, namun, tidak bagi seorang laki-laki bermata biru laut itu. gavan, ia cukup menjadi penonton, menetap untuk terus menemani kenangan tanpa ada perasaan mutual.